PROFIL DESA CIBEUTEUNG MUARA
KECAMATAN CISEENG KABUPATEN BOGOR
A. KONDISI DESA
1.
SEJARAH DESA
Cibeuteung muara adalah nama sebuah Desa
yang berada di ujung Barat Kecamtan Ciseeng, dulunya Desa ini masuk daerah
pembinaan kecamtan Parung,namun setelah adanya pemekaran kecamtan desa ini
berada di wilayah kecamtan Ciseeng dimana desa ini masuk di bawah binaan kecamatan Ciseeng, dulunya Desa ini
sering terputus informasi, dikarenakan jarak pusat kecamatan yang sangat jauh,
sementara sarana transportasi jalan, rusak dan tidak masuknya kendaraan
umum yang pada ahirnya banyak
ketertinggalan dengan desa- desa lain yang lebih dekat dan mudah, di tambah
lagi Sumber daya manusia SDM yang kurang memadai pada ahirnya semua pembangunan
diberbagai lini sedikit tersendat. Bahkan terlambat karena media informasi yang
kurang dan kesadran penduduk yang rendah terhadap pendidikan. Menurut para
tokoh dan hasil survey para pelaku PNPM ternyata penamaan Desa diambil dari
letak geografis Desa,yang memang berada di tengah lingkaran dua arus sungai
yang menyerupai perut manusia sehingga diambillah nama desa itu cibeuteung,
adapun kata muara itu diambil karena pada ujung barat desa yang berbatasan langsung dengan desa rumpin kecamatan rumpin
ada dua buah arus sungai yang bertemu dan menyatu yaitu arus sungai Cisadane
dan sungai kedung jadi cibeuteung Muara
adalah nama sebuah desa yang dulu ada di ujung paling barat kecamatan parung,
dan sekarang berada di ujung barat kecamatan ciseeng . kemuadian banyak orang
menyebut desa ini dengan singkat yaitu
desa cib. Muara dimana nama tersebut diambil dari bahasa sunda karena mayoritas
penduduknya berbahasa sunda sebagai bahasa komunikasi antar sesama penduduk,
keberadaan letak desa berada wilayah sunda inilah hingga banyak orang
menyebutnya disingkat yaitu di ambil dari kata CI yang mempunyai arti Air,
Beuteung, artinya tempat berbagai makanan dan minuman diproses, yang diambil
sari patinya untuk darah, daging, tenaga, atau energy, kemudian Muara mempunyai
arti sebuah tempat di penghujung untuk bertemu, jadi secara harfiah, kata demi
kata Desa Cibeuteung muara mengandung arti Air Sumber tenaga yang akan bertemu
di suatu tempat. Sehingga bisa menjadikan sebuah kekuatan. Akan tetapi menurut
hasil survey dusun yang di lakukan para pelaku PNPM tingkat desa dan wawancara
dengan para sesepuh tokoh yang ada di Desa Cibeuteung Muara itu diambil dari letak
dan batas desa yang berada di tengah lingkaran
duah buah arus sungai cisadane dan sungai kedung atau juga sungai cikadu
keris , sungai ini mengalir melengkung seperti perut manusia, berbatasan
sebelah timur, utara, selatan yang berbatasan langsung dengan desa putat nutug,
Babakan, perigi mekar, ciseeng. Dan sebelah selatan berbatasan dengan desa kuripan,
cibentang menyerupai perut manusia, dimana sungai cisadane mengalir lurus
dansungai cikadukeris mengalir melengkung seperti perit manusia, persis desa
ini berada dipenghujung barat kecamtan ciseeng. Sejak berdirinya desa ini telah
mengalami banyak pergantian kepemimpinan, sejak Negara kita republik tercinta
ini dijajah oleh colonial belanda, jepang, sekutu, hingga di jaman kemerdekaan,
dan pembangunan sekarang ini kami mengawali kepemimpinan dari tahun 1937.
1.
Periode
tahun 1937 – 1945 Oleh Bapak : HM. Irsan dan Bapak Salim yaitu satu kepala desa
untuk hubungan dengan penjajah dan satunya lagi untuk menghimpun masyarakat.
2.
Periode
Tahun 1946 – 1954 Oleh Bapak Adung dan
ketika meninggal dunia dalam masa bakti digantikan oleh putranya Bapak Sailis.
3.
Periode
Tahun 1954 – 1965 Oleh Bapak : Ace
4.
Periode
Tahun 1965 – 1971 Oleh Bapak Mursyid.
5.
Periode
Tahun 1971- 1996 Oleh Bapak M. Sadeni
6.
Periode
Tahun 1996 – 1998 Oleh Bapak Didin Fahrudin sebagai pejabat yang diutus dari
kecamtan Parung.
7.
Periode
Tahun 1998 – 2013 Oleh Bapak Tatang Sutandi.
8.
Periode
Tahun 2013 Sampai sekarang ini Oleh Bapak Suryadih
2. DEMOGRAFI
Desa Cibeuteung
Muara dengan luas wilyah mencapai 521.110 Ha dan merupakan daerah daratan
rendah dengan ketinggian dari permukaan laut 48 m, dengan suhu udara 27. C – 33
C. Jarak tempuh dari pusat Pemerintahan Desa Cibeuteung muara dalam
melaksanakan hubungan dan komunikasi kerja dengan pemerintah di atasnya secara
berjenjang sebagai berikut :
-
Dengan
kantor kecamtan 5,6 Km
-
Dengan
Ibu kota Kabupaten 25 Km
-
Dengan Ibu kota Propinsi 55 Km
3. LUAS WILAYAH
Desa Cibeuteung
Muara dengan luas : 398, 46 Ha dan merupakan daerah daratan rendah dengan
ketinggian dari permukaan laut 135
m dengan suhu udara 28° C – 33° C. Jarak
tempuh dari pusat Pemerintahan Desa Cibeuteung Muara dalam melaksanakan hubungan dan komunikasi
kerja dengan Pemerintah diatasnya secara berjenjang sebagai berikut :
1.
Ibu Kota Kecamatan :
3,5 Km
2.
Ibu Kota Kabupaten :
20 Km
3.
Ibu Kota Propinsi Jawa Barat :
155 Km
4.
BATAS WILAYAH
Wilayah
Desa Cibeuteung Muara berbatasan dengan desa :
Sebelah
Utara berbatasan dengan Desa Kuripan
Sebelah
Timur berbatasan dengan Desa Cibenteng, Babakan , Perigi
Sebelah
Selatan berbatasan dengan Desa Putat nutug
Sebelah
Barat berbatasan dengan Sungai Cisadane / Kec.Rumpin
5. PENGGUNAAN LAHAN
-
Sawah : 72,25 Ha
-
Empang/Kolam : 23 Ha
-
Pemukiman : 158,65 Ha
-
Pemakaman : 1,9 Ha
-
Perkantoran : 25 Ha
-
Ladang : 45,15 Ha
6. IKLIM
Desa Cibeuteung
Muara mempunyai 2 ( dua ) Iklim yaitu penghujan dan kemarau. Iklim yang
mempengaruhi Desa Cibeuteung Muara adalah iklim tropis dengan angin bertiup
dari arah utara ke selatan dengan kecepatan 15 km dan curah hujan rata – rata
2.980 mm / tahun.
B. KEADAAN SOSIAL DAN EKONOMI
a. Jumlah penduduk
Jumlah Penduduk
Desa Cibeuteung Muara sampai dengan bulan Mei tahun 2011 tercatat sebanyak :
11.968 jiwa, terdiri dari laki – laki : 6.045 jiwa dan perempuan : 5.923 jiwa
dan jumlah Kepala Keluarga : 2.772 Kepala Keluarga. Secara rinci klasifikasi
penduduk menurut kelompok umur sebagai berikut :
b. Jumlah Penduduk Berdasarkan
Kewarganegaraan:
WNI
Laki-laki : 6.045
orang
WNI Perempuan :
5.923 orang
c. Jumlah
Penduduk Berdasarkan Umur :
0 - 4 tahun : 716 orang
5 - 9 tahun : 1.235 orang
10 – 14 tahun : 1.092 orang
15 – 19 tahun : 1.345 orang
20 – 24 tahun : 1.455
orang
25 – 29 tahun : 1.080
orang
30 – 34 tahun : 845 orang
35 – 39 tahun : 775 orang
40 – 44 tahun : 810 orang
45 – 49 tahun : 905 orang
50 – 54 tahun : 430 orang
55 – 59 tahun : 420 orang
60 – 64 tahun : 430 orang
50 – 54 tahun : 430 orang
>65 tahun Keatas : 430 orang
Dilihat dari berbagai aspek, maka Desa Cibeuteung Muara
yang wilayahnya seluas 398,46 Ha berbatasan langsung dengan Kota Bogor yang
mempunyai fungsi sebagai penyangga dari berbagai aspek kehidupan yang tentunya
sangat mempengaruhi berbagai pembangunan dan sebagai alat dari perkembangan
teknologi, transformasi dan telekomunikasi yang semakin luas dan kompleks
dengan jumlah penduduk : 23.356 jiwa serta didukung dari sarana dan prasarana
Pendidikan dari tingkat Taman Kanak-Kanak, (TK) sampai dengan tingkat SLTA.
d.
Jumlah Penduduk Menurut Pendidikan
Berdasarkan data yang tercatat di Desa Cibeuteung Muara,
bahwa jumlah penduduk tahun 2009 sebagai berikut :
1. Tamat Sekolah Dasar ( SD ) : 4.485 Orang
2. Tamat SLTP/Sederajat : 3.124 Orang
3. Tamat SLTA/Sederajat : 876
Orang
4. Tamat Akademi/Sederajat : 15
Orang
5. Tamat Perguruan Tinggi/Sederajat : 15
Orang
6. Buta Huruf : 416
Orang
C.
PENDIDIKAN
Pendidikan merupakan hal yang sangat penting
bagi pembangunan manusia seutuhnya guna mencerdaskan dan meningkatkan kehidupan
bangsa. Pendidikan dimaksud sebagai wadah untuk membina, mendidik dan memajukan
pola pikir bangsa Indonesia agar tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang
berilmu, disiplin, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta mempunyai dedikasi
yang tinggi dalam melanjutkan cita-cita perjuangan bangsa
Tingkat kemajuan suatu bangsa salah satunya
ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Hal ini sangat
dipengaruhi oleh tingkat partisipasi penduduk dalam hal pendidikan, penyedia
sarana prasarana yang memadai.
Perkembangan pendidikan 2 tahun terakhir
dan tingkat partisipasi sekolah menunjukkan perkembangan kearah yang lebih
baik, terlihat dari jumlah siswa.
Prasarana
Pendidikan :
a.
TK /PAUD : 5 buah
b.
SD Negeri : 4 buah
c.
SD Swasta : 1 buah
d.
SLTP
Negeri : ...buah
e.
SLTP Swasta Umum : ….buah
f.
SLTP
Swasta Islam : 1 buah
g.
SMU Negeri : …buah
h.
SMK Kejuruan : …
buah
i.
SMU Swasta : tidak ada
j.
Perguruan Tinggi : …buah
k.
Lembaga Pendidikan : tidak ada
D.
KEADAAN
SOSIAL EKONOMI
Keadaan
ekonomi erat kaitannya
dengan sumber mata
pencaharian penduduk dan merupakan jantung kehidupan bagi manusia,
setiap orang senantiasa berusaha mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bidang
dan keahlian masing-masing, dari jumlah penduduk 11.968 jiwa yang usia
pekerjaan dan pencari kerja diperkirakan
sebanyak 7.645 jiwa. Secara
umum dapat dijelaskan bahwa Desa Cibeuteung Muara bermata pencaharian Pedagang, Buruh, Karyawan
Swasta, Pegawai Negeri Sipil, merupakan potensi yang sangat besar, sedangkan
ABRI, Petani, pertukangan dan pensiunan jumlahnya relatif kecil.
Jumlah Penduduk Menurut Mata Pencaharian
Pokok
1. Buruh/Swasta : 475
Orang
2. Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) : 65
Orang
3. Pengrajin : 40
Orang
4. Pedagang : 350
Orang
5. Penjahit : 25
Orang
6. Tukang Batu : 42
Orang
7. Tukang Kayu : 92
Orang
8. Peternak : 2
Orang
9. Nelayan : -
Orang
10.
Montir : 9
Orang
11.
Dokter : -
Orang
12.
Sopir : 30 Orang
13.
Pengemudi Bajaj : -
Orang
14.
Pengemudi Becak : 1
Orang
15.
TNI/Polri : 7
Orang
16.
Pengusaha : 3
Orang
17.
Petani : 750
Orang
18.
Lain-lain : 602
Orang
E.
KEADAAN
SOSIAL BUDAYA
Rumah adalah tempat berlindung dan
berkumpul bagi keluarga setelah melakukan aktivitas sehari-hari, maka rumah
yang baik adalah rumah yang memenuhi syarat kesehatan bagi masyarakat. Dari
jumlah penduduk 11.968 Jiwa penduduk
yang beragama Islam 99,9 %, suasana kehidupan beragama bagi masyarakat
Desa Cibeuteung muara cukup baik, rukun, tenang dan tentram, saling
menghormati, tolong-menolong, dalam menghadapi permasalahan yang timbul ataupun
dalam menghadapi musibah dalam kehidupan bermasyarakat, sebagai contoh: musibah
kematian dan sebagainya.
Jumlah
Penduduk Berdasarkan Agama :
Islam :
11.943 orang
Katolik : 1 orang
Protestan : 2 orang
Hindu : orang
Budha : - orang
Khonghucu : orang
Sikap dan pola
hidup masyarakat Desa Cibeuteung Muara merupakan cermin dan nilai-nilai
kehidupan beragama. Sebagai masyarakat yang beragama, tentunya memerlukan
sarana peribadatan sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing, antara
lain:
- Masjid : 11
Unit
- Musholla : 16
Unit
- Majelis Taklim : 11 Unit
- Gereja : -
Unit
- Puri : -
Unit
F.
KESEHATAN
Masalah kesehatan
adalah salah satu hal yang sangat penting dalam pembinaan bangsa guna mencapai
cita-cita manusia seutuhnya yang sehat jasmani dan rohani. Kesehatan dapat
mempengaruhi daya tahan tubuh manusia untuk tetap sehat segar dan kuat,
tentunya diimbangi dengan perawatan pemeriksaan kesehatan secara medis, atau
ilmu kesehatan dan ilmu kedokteran.
Upaya kami Desa Cibeuteung
Muara dengan Instansi terkait, dalam hal ini Puskesmas untuk pelayanan
kesehatan masyarakat, antara lain
1.
Peningkatan Gizi Keluarga
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada Balita yang ada
disetiap Posyandu, pemeriksaan kesehatan kepada Ibu hamil.
2.
Pencegahan
penyakit, Vaksinasi Filariasis (Kaki Gajah), imunisasi polio bagi Balita,
pemberian Vitamin A.
3.
Penyuluhan
Kesehatan dan Penyakit, antara lain Demam Berdarah Dengue, Flu Burung,
Chikungunya, dan sejenisnya.
4.
Penanganan
bagi Balita yang kekurangan Gizi dengan memberikan susu dan makanan yang
bernutrisi.
5.
Penyuluhan
Kesehatan tentang bagaimana menjaga dan memelihara lingkungan dengan
membersihkan rumah masing-masing dan lingkungan sekitarnya.
6.
Pemanfaatan
pekarangan dengan ditanami sayur mayur dan Tanaman Obat Keluarga (TOGA),
Tabulapot dan Tabulakar.
Sebagai penunjang
kegiatan tersebut di atas dibutuhkan sarana kesehatan yang tersedia di wilayah
Desa Cibeuteung Muara antara lain:
1. Poskes (Pos Kesehatan) : - Unit.
2. Pos
KB Keluarga : - Unit.
3. Posyandu : 10 Unit.
4. Pos Mandiri : - Unit.
5. Klinik Bersalin/BKIA : - Unit.
6. Praktek Dokter/Mantri : - Unit.
7. Praktek Bidan : 2 Orang
8. Paraji : 3 Orang
9. Keluarga
Berencana (KB)
a. Jumlah Pos/Klinik KB : - Unit.
b.
Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) :
2.151 Pasang
G.
EKONOMI MASYARAKAT
Ekonomi
masyarakat perlu meningkat melalui upaya ekonomi produktif setiap individu. Sarana perekonomian/perdagangan di Desa Cibeuteung Muara,
antara lain :
1. Koperasi :
Tidak ada
2. Pasar :
Tidak ada
3. Warung/Kedai : 205 buah
4. Kios Kelontong : 9 buah
5. Bengkel :
8 Buah
6. Toko :
18 unit
7. Percetakan/Sablon : - buah
8. Material/Toko Bangunan : 5 Buah
9. Swalayan : Tidak ada
10. Super Mall : Tidak ada
11. Pegadaian :
Tidak ada
12. Bank BRI :
Tidak ada
13. Bank Swasta : Tidak ada
14. Kantor Pos & Giro :
Tidak ada
H. KONDISI PEMERINTAHAN DESA
Desa Cibeuteung Muara dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah
Kabupaten Bogor Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pembentukan 77 Desa di lingkungan
Kabupaten Bogor.
Berdasarkan Surat Keputusan Bupati
Kabupaten Bogor Nomor 74 Tahun 2004 tentang Struktur Organisasi Tata Kerja
Pemerintah Desa, bahwa
tugas Kepala Desa melaksanakan
Urusan Pemerintahan, pembangunan, sosial kemasyarakatan dan pemberdayaan
masyarakat di Desa dibantu oleh seorang Sekretaris Desa dan 3 (tiga) orang
Seksi, yakni; Seksi Pelayanan Umum, Seksi Pengembangan Ekonomi dan
Kesejahteraan Sosial, Seksi Pemeliharaan Fasilitas Umum, dan Kelompok Jabatan
Fungsional. Desa Cibeuteung Muara sampai dengan Tahun 2007-2009 terbagi dalam 3
Rukun Warga dan 18 Rukun Tetangga.
Pembangunan
di Wilayah Desa Cibeuteung Muara Yang telah dan sedang berjalan
bersumber dari :
-
APBD Kabupaten Bogor
-
Bantuan
dari Propinsi Jawa Barat
-
Swadaya Masyarakat
-
PNPM Mandiri Perdesaan.
Berdasarkan Perancanaan Pembangunan
Partisipatif yang tertuang dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa
(Musrenbang Desa).
I.
DATA
INFRASTRUKTUR
Jalan Aspal : 5.200 m
Jalan Beton : 3.800 m
Jalan Gang : 2.500 m
Jalan Tanah : 1.600 m
Jembatan : 11 buah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar